Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)
Persamaan Linear
Diophantus Penemu Persamaan Linear Dua Variabel
Persamaan linear dua variabel diperkenalkan pertama kali oleh matematikawan Yunani, Diophantus . Diophantus merupakan matematikawan Yunani yang berasal dari Alexandria. Diophantus memiliki karya lima belas buku, namun hanya enam buku yang bisa di baca. Salah satunya adalah Arithmetica. Isi dari buku tersebut merupakan pengembangan aljabar yang dilakukan dengan membuat persamaan.
Diophantus terkenal karna karyanya yang berjudul "Arithmetica". Ia mengembangkan konsep-konsep aljabar Babylonia dengan membuat persamaan, sehingga bentuk-bentuk persamaan tersebut dikenal sebagai persamaan Diophantine. Oleh karena hal tersebut Diophantus dikenal sebagai "bapak Aljabar"
Bagian yang terpelihara dari aritmatika Diophantus berisi pemecahan kira-kira 150 soal yang menghasilkan persamaan-persamaan tingkat pertama. semua diberikan lewat contoh-contoh numerik yang spesifik, meskipun barangkali metode secara umum juga diberikan. Sebagai contoh, persamaan kuadrat mempunyai hasil dua akar bilangan positif dan tidak mengenal akar bilangan negatif. Diophantus menyelesaikan problem-problem menyangkut beberapa bilangan tidak diketahui dan dengan penuh keahlian menyajikan banyak bilangan-bilangan yang tidak diketahui.
Persamaan yang paling sederhana yang beliau berikan adalah bentuk ax + by = c. Dengan a, b adalah koefisien dan c konstanta bilangan bulat. Dari persamaan inilah yang menjadi acuan dalam pemecahan masalah “ system persamaan Linier dua variable”. Sebagai contoh, Diketahui bilangan dengan jumlah 20 dan jumlah kuadratnya 208; angka bukandiubah menjadi x dan y, tapi ditulis sebagai 10 + x dan 10 – x (dalam notasi modern).Selanjutnya, (10 + x)² + (10 - x)² = 208, diperoleh x = 2 dan bilangan yang tidak diketahui adalah 8 dan 12. Prestasi ini membuat Diophantus seringkali disebut dengan “ahli aljabar dari Babylonia”, dan karyanya disebut dengan “Aljabar Babylonia”
Baru tau saya Diophantus, thx infonya
ReplyDelete